https://globaldifa.com/index.php/thusscience/issue/feedTHUSSCIENCE: JURNAL REGULASI TEKHNOLOGI DIGITAL DI INDONESIA2025-02-08T00:00:00+00:00Editor Jurnal Thusscienceeditorthusscience@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>THUSSCIENCE</strong> : Jurnal Regulasi Tekhnologi di Indonesia adalah Jurnal yang dikelola secara professional dan diterbitkan oleh Difa Mandiri Institute, dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan penelitiannya,</p> <p>Difa Mandiri Institute merupakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kompetensi di bidang Hukum, Tekhnologi, Psikologi, dan Sosial Media. Terkait pengelolaan jurnal merupakan salah satu wewenang organisasi sesuai keilmuan yang relevan dengan bidang yang relevan, oleh karena itu, jurnal ini hadir dalam rangka memberikan informasi dan perkembangan tekhnologi, hukum dan Sosial Media.</p>https://globaldifa.com/index.php/thusscience/article/view/30POLITIK HUKUM INKLUSIFITAS HAK-HAK WARGA NEGARA SEBAGAI JAMINAN KEPASTIAN HUKUM2025-01-17T14:37:21+00:00Salim FadelFad23@gmail.comDasbina BernadetaDasbideta@gmail.comZaifa Abiabijamin_rt@yahoo.comKristono Zulfanzulfankris@gmail.com<p>Pada dasarnya politik hukum adalah keinginan atau tindak lanjut dilakukannya atau tidak dilakukannya sikap pemerintah terhadap sesuatu dalam menentukan kebijakan untuk rakyatnya, keinginan pemerintah dalam negara hukum diejawantahkan pada peraturan perundang-undangan, sehingga mekanisme penciptaan hukum yang ada di Indonesia saat ini adalah seluruh politik hukum yang telah dilakukan oleh pemerintah, belakangan politik hukum secara komprehensif yang dilakukan oleh pemerintah dianggap setengah hati karena tidak mengatur secara komprehensif kebutuhan warga terkait hak-hak warga dalam pembentukan peraturan perundang-undangan, atas dasar tersebut, penelitian ini mempertanyakan apakah hak-hak warga telah terakomodir secara komprehensif dan inklusif? Serta apakah ideologi pancasila dalam pembentukan peraturan perundang-undangan telah menjamin kepastian hukum inklusifitas hak-hak warga negara? Melalui metode penelitian yuridis normatif dan kajian kepustakaan, dari bahan-bahan sekunder pnelitian ini menyimpulkan bahwa agar hak-hak warga bangsa terjamin tentu harus ada peraturan yang dijadikan pedoman dalam penyusunan peraturan perundang-undangan, yaitu aturan yang baku. Sehingga dengan adanya aturan yang baku maka setiap penyusunannya peraturan dapat dilaksanakan dengan cara dan metode yang pasti, baku, dan standar yang mengikat, dengan demikian peraturan dimaksud dapat memenuhi kebutuhan masyarakat atas peraturan perundang-undangan yang baik</p>2024-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 THUSSCIENCE: JURNAL REGULASI TEKHNOLOGI DIGITAL DI INDONESIAhttps://globaldifa.com/index.php/thusscience/article/view/29OPTIMASI ALGORITMA NAIVE BAYES DENGAN METODE STRATIFIED SAMPLING DAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO) DALAM PREDIKSI RESIKO KREDIT2025-01-14T17:53:12+00:00Aries Hartadiarieshartadi@gmail.comFitri Yantidosen00848@unpam.ac.id<p>Analisa resiko kredit yang tidak hati-hati pada saat proses pemberian kredit, menimbulkan dampak kerugian industi keuangan dan perbankan, seperti kondisi debitur tidak mampu membayar pinjaman. Dalam beberapa penelitian sebelumnya untuk prediksi resiko kredit, rata-rata menggunakan teknik data mining, yang paling banyak dipakai yaitu algoritma naive bayes. Sehingga, penelitian ini menggunakan algoritma naive bayes. Untuk peningkatan akurasi prediksi resiko kredit dapat dilakukan dengan cara, melakukan seleksi terhadap atribut, kemudian data tersebut nantinya diolah menggunakan seleksi fitur particle swarm optimization agar diketahui tingkatan hasil akurasi dari prediksi resiko kredit. Setelah dilakukan pengujian dengan dua model yaitu algoritma naive bayes dan algoritma naive bayes menggunakan particle swarm optimization, hasil yang didapatkan dengan menggunakan naive bayes diperoleh akurasi sebesar 73,78% dengan nilai AUC 0,745 sedangkan pengujian dengan menggunakan optimasi naive bayes dengan particle swarm optimization didapatkan nilai akurasi sebesar 81,44% dengan nilai AUC 0,776 masuk ke dalam kelompok fair classification karena hasil AUC-nya antara 0,70-0,80. Sehingga kedua model tersebut memiliki perbedaan tingkat akurasi sebesar 7,66% dan perbedaan nilai AUC sebesar 0,031</p>2024-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 THUSSCIENCE: JURNAL REGULASI TEKHNOLOGI DIGITAL DI INDONESIAhttps://globaldifa.com/index.php/thusscience/article/view/26Berbasis Android Perancangan Sistem Aplikasi Simulasi Japanese Language Proficiency Test 2024-07-23T01:00:58+00:00Suhardoyosuhardoyo.syo@bsi.ac.id<p><strong><em>A</em></strong><strong><em>bstract</em></strong></p> <p> </p> <p><em>L</em><em>earning media in the digital era has attracted a lot of interest in learning. From technology -based media can make it easier for someone who uses more interested in trying a learning. The development of information and communication technology is currently very beneficial for the community, one of which is in the field of education. Many of the people apply an application in the field of education, both in the form of interactive animation, collection of questions, and simulation of an exam. The application is based on mobile smartphones, so it can facilitate users in learning. At this writing there is a JLPT exam simulation application design, which is a simulation of Japanese proficiency tests. Many people are interested in testing Japanese language skills. With the creation of a simulation application, it aims to make it easier for users to conduct exam simulations, so that users can illustrate the exam through this application. Users can be facilitated in doing simulations using only smartphones and tablet-PCs. The design of this application uses the Java programming language, SQLite and uses Android development tools, that is Android Studio.</em></p> <p> </p> <p><em>Key Word : Simulations, Android, Education</em></p> <p> </p> <p><strong>Intisari</strong></p> <p> </p> <p>Media pembelajaran pada era digital saat ini sudah banyak menarik minat belajar seseorang. Dari media berbasis teknologi dapat mempermudah seseorang yang menggunakan lebih tertarik untuk mencoba suatu pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sangat menguntungkan bagi masyarakat, salah satunya pada bidang edukasi. Banyak dari masyarakat menerapkan suatu aplikasi dalam bidang edukasi, baik berupa animasi interaktif, kumpulan soal, dan simulasi suatu ujian. Aplikasi tersebut berbasis mobile smartphone, sehingga dapat mempermudah pengguna dalam pembelajaran. Pada penulisan ini terdapat rancangan aplikasi simulasi ujian JLPT, yaitu simulasi tes kemampuan dalam berbahasa Jepang. Banyak masyarakat yang tertarik untuk menguji kemampuan berbahasa Jepang. Dengan dibuatnya suatu aplikasi simulasi, hal ini bertujuan untuk mempermudah para pengguna dalam melakukan simulasi ujian, sehingga pengguna dapat gambaran ujian melalui aplikasi ini. Pengguna dapat dimudahkan dalam melakukan simulasi hanya dengan menggunakan smartphone dan tablet-PC. Rancangan pada aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman java, SQLite dan menggunakan software Android development tools yaitu Android Studio</p> <p>Kata Kunci : Simulasi, Android, Edukasi</p> <p> </p> <p> </p>2024-12-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 THUSSCIENCE: JURNAL REGULASI TEKHNOLOGI DIGITAL DI INDONESIA